Di Mesjid ikut Imam Shalat Witir, Masih Bisakah Shakat Tajahud di Rumah?

- Kamis, 23 Maret 2023 | 20:04 WIB
Itikaf di mesjid, bersama imam dan ulama, bisa menghindari kita melaksanakan ibadah tak sesuai tuntunan. (tangkapan layar instagram @masjidistiqlal.official)
Itikaf di mesjid, bersama imam dan ulama, bisa menghindari kita melaksanakan ibadah tak sesuai tuntunan. (tangkapan layar instagram @masjidistiqlal.official)

 
Porosampera.com -- Rangkaian ibadah dan amalan selama bulan Ramadhan tentu harus mengacu Al-quran dan hadist.

Memang di bulan ini lah semua pahala dilipat gandakan, doa-doa dikabulkan dan dosa- dosa diampuni oleh Allah SWT. Namun kalau tak sesuai tuntunan, bisa saja menjadi sia-sia.

Banyak amalan yang dilaksanakan Nabi Muhammad SAW, ada salah satu shalat sunnah witir.

Terkadang kita bingung shalat witir adalah penutup ibadah. Bagaimana hukumnya setelah witir di mesjid, lalu kita di ru mah mau shalat tahajud?

Kebingungan ini senantiasa ada karena ketika melakukan shalat tarawih berjamaah di masjid, Imam selalu melanjutkan dengan shalat witir.

Baca Juga: Tuntunan Membaca Doa Berbuka Berbagai Versi, Utamanya Berdoa Setelah Berbuka

Padahal shalat witir merupakan penutup shalat malam yang dikerjakan pada malam harinya artinya setelah mengerjakan sholat tersebut tidak ada lagi shalat yang dilakukan.

Dikutip dari laman nuonline.or.id (23/3/2023), Rasullah bersabda bahwa shalat witir merupakan shalat yang dikerjakan paling akhir.

"Jadikan shalatmu yang paling akhir di waktu malam berupa shalat witir," (HR Bukhari Muslim).

Baca Juga: Ini Niat Puasa, Bahasa Arab, Latin, dan Boleh Dibaca Kalau Tak Hapal

Dalam laman yang sama pula dijelaskan oleh para ulama Syafii bahwa menjalankan ibadah shalat tahajud setelah witir boleh dilakukan.

Hal ini didasarkan pada perintah untuk menjadikan shalat witir sebagai penutup shalat dihari tersebut merupakan perintah yang bersifat anjuran bukan diwajibkan.

Syekh Ibrahim al-Bajuri dalam Hasyiyah al-Bajuri (1/132) menjelaskan bahwa jika mengulang shalat witir sebanyak dua kali maka hukumnya menjadi tidak sah.

Namun jika ia melakukan shalat witir lebih dulu kemudian baru melakukan shalat tahajud, maka dia tidak disunnahkan mengulang shalat witir, bahkan (menurut sebagian pendapat) tidak sah jika diulang, berdasarkan hadits,

‘Tidak ada pelaksanaan shalat witir dua kali pada satu malam," jelas Syekh Ibrahim al-Bajuri.
Demikian, semoga ibadah kita senantiasa seusai tunttan dan mendapat ganjaran pahala dari Allah SWT.

Halaman:

Editor: Petrus Pramono

Sumber: NU Online

Tags

Terkini

Terpopuler

X